Jumat, 12 Maret 2010

JATIMSEL SANGAT MENGECEWAKAN.......

Saya beli hp nokia 5630 X-press di jatimsel madiun pada tanggal 11 November 2009 dengan harga Rp 2,5 jt yang ternyata jauh lebih mahal diatas harga normal alias kemahalan. Setelah dipakai, gak sampai 2 minggu, hp mulai error. Setiap dipakai buat telpon, buat sms, buat internetan tiba-tiba hp suka mati sendiri. Kemudian digaransikan. Petugas sudah memberi tau, "khusus hp ini biasanya lama, paling cepet 1 bulan". Setelah ditunggu 1 bulan, jatimsel setiap di telpon "ooh itu yang tau mas ari, orangnya sedang tidak ada" kemudian saya diberi nomor telpon mas arinya. Tapi nmr itu setiap di telpon, gak diangkat. Kembali telpon jatimsel, selalu dengan jawaban yang sama "yang tau mas ari, orangnya sedang tidak ada". Saya mulai jengkel, saya kan beli hp di jatimsel, urusan saya bukan dengan mas ari, tapi dengan jatimsel, kesannya jatimsel tidak mau bertanggung jawab.
Akhirnya saya datangi jatimsel, katanya "digaransikan di kediri, belum jadi, memang khusus untuk hp tipe ini biasanya lama". Menunggu lagi.....
Karena kurang sabar, saya minta nomor telp+alamat kediri tempat hp saya digaransikan. Karena saya belum pernah ke kediri, akhirnya saya titip detailer untuk ngecek hp saya. Pertama ditanyakan petugasnya mengatakan "belum jadi" tanpa dicek. Setelah 2 bulan menunggu, saya cek lagi ke detailer, detailernya konfirm lagi ke kediri ternyata jawaban dari kediri "ooh, hp sudah di madiun, sudah lama, disini cuma 4 hari". Setelah dicek di madiun, baru mas arinya sms saya, "hp sudah jadi, sms saya tidak sampai ya?" Padahal saya memang tidak pernah menerima sms atau kabar apapun dari jatimsel. Setelah hp diambil pun, masalah belum selesai. Karena setelah dipakai, ternyata masih tetap dengan keluhan yang sama, sering mati sendiri bila digunakan. Bahkan tidak sampai seminggu hp mati pet. sama sekali tidak bisa dinyalakan. Sebenarnya saya sudah sangat malas berurusan dengan jatimsel. Tapi ada orang baik hati yang mau membantu saya mengurusnya. Dikembalikan ke jatimsel dan dengan jawaban yang sama "wahh, kalau mati seperti ini , urusan bisa lebih lama lagi". Padahal 2 minggu lagi saya pindah dari madiun.
Dengan kasus seperti ini, saya tidak tau harus mencari keadilan kemana. apakah menulis seperti ini juga akan terkena undang2 ITE seperti prita??? Saya hanya menuangkan uneg2 saya.
untuk yang membaca tulisan ini saya hanya memberikan masukan dan pertimbangan. jika membeli hp di jatimsel dan jadi orang yang tidak beruntung, dapat hp cacat, begitulah jatimsel menyelesaikan masalah.....

7 komentar:

  1. walah..gak sido tumbas lek ngunu...

    BalasHapus
  2. parahh......mana slogan "PEMBELI ADALAH RAJA" kadang pegawainya juga sok2an melayani liat dulu penampilan kalo yang mo beli orang kaya baru ramah tapi kalo orang biasa2 aja suka cuek gitu.

    BalasHapus
  3. Wela, Setelah baca blog ini jadi tidak ingin beli. Trims
    uneg2nya sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  4. apakah benar? katanya itu toko ponsel terlengkap di madiun

    BalasHapus
  5. ooo gitu toooo trims buat masukan

    BalasHapus